A. Pengertian Perencanaan
![]() |
| Pertumbuhan Ekonomi Fluktuatif |
Perencanaan yang baik akan memberikan arah, mengurangi dampak perubahan, menekan terjadinya pemborosan atau dalam bahasa lainnya meningkatkan efisiensi, mengurangi ketidakpastian, memastikan terlaksananya pekerjaannya, serta menetapkan standar yang digunakan dalam pengendalian.
Dengan adanya perencanaan ini dapat memberikan arahan yang jelas kepada para manajer atau karyawan sehingga mereka diharapakan dapat mengetahui arah organisasi ataupun unit kerja tertentu dan kontribusi yang harus mereka sumbangkan untuk mencapai target perusahaan yang telah dirumuskan sebelumnya.
Perencanaan juga dapat mengurangi ketidakpastuan (uncertainty) yang dihadapi oleh organisasi karena dalam perencanaan telah dirumuskan apa yang hendaknya dikerjakan oleh siapa, kapan pekerjaan tersebut dikerjakan, alat-alat apa yang digunakan dalam pekerjaan tersebut dan sebagainya.
Dengan adanya perencanaan maka dapat memberikan gambaran usaha kedepan kepada manager serta dapat mengantisipasi perubahan-perubahan yang akan datang serta menyusun tanggapan yang tepat, maka dari itu para Manager harus membuat rencana supaya dapat mengantisipasi perubahan dan membuat tanggapan yang paling tepat atas perubahan yang terjadi.
Disisi lain perencanaan akan mengurangi kegiatan-kegiatan yang tumpang tindih atau kegiatan yang tidak perlu untuk dikerjakan, apabila semua kegiatan sudah dikoordinasikan sesuai rancana dan mengarah pada tujuan yang jelas maka pemborosan biaya, waktu, dan sumber daya lainnya. Selanjutnya jika sarana dan hasil sudah ditentukan secara jelas dalam perencanaan, maka semua pemborosan dan tidak efisienan menjadi jelas dapat dapat dikoreksi dengan mudah.
Namun ada banyak pihak yang menyakatan bahwa perencaan itu merupakan suatu pendekatan yang terorganisir untuk mengahadapi atau mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin akan terjadi di masa yang akan datang. Dalam setiap kegiatan bisnis selalu terdapat jurang yang merupakan resiko dalam berbisnis ataupun berusaha dan perencanaan menjadi jembatan yang menghubungkan atau menjembatani jurang pemisah tentang apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.
Didalam perencanaan harus dapat memberikan jawaban dari berbagai pertanyaan yang berkaitan seperti :
- Apa yang akan dikerjakan ?
- Siapa yang akan melaksanakan ?
- Kapan akan dilaksanakan ?
- Dimana akan dilaksanakan ?
- Mengapa harus dilaksanakan ?
- Bagaimana Pekerjaan tersebut dilaksanakan ?

Maka dari itu perencanaan yang efektif harus dibuat berdasarkan informasi yang faktual dan aktual, baik itu informasi yang berasal dari dalam perusahaan (Internal) maupun informasi yang berasal dari luar perusahaan (Eksternal). Nah apasih keuntungan dari informasi Internal dan Eksternal tersebut, tentu saja berguna karenan informasi internal memberikan data tentang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan sedangkan Eksternal memberikan data tentang data pesaing, karateristik dan gaya hidup pelanggan, kondisi politik, peraturan pemerintah maupun budaya masyarakat.



1 Comments
Terimakasih infonya,.http://bit.ly/2WMA01o
ReplyDelete